News

Wasekjen PBNU: Jangan Sampai Isu Rohingya Pintu Masuk Aksi Radikal

IMG-20170914-WA0007

Jakarta – Wakil Sekretaris Jendral Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hary Haryanto Azumi mewaspadai berbagai isu agar tak menjadi pintu aksi radikal.

“Isu Rohingya misalnya, jangan sampai dijadikan pintu masuk aksi radikal di dalam negeri yang mengatasnamakan agama,” lanjut Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) 2005-2008 itu, dikutip dari Hallomonitor.com

Hal itu ia ungkapkan saat menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu ke PBNU pada Rabu (13/9/2017).

Pertemuan itu dalam rangka menyamakan pandangan terkait masalah-masalah kebangsaan. Wasekjen PBNU, Hery Haryanto Azumi hadir mendampingi Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

“Konsep pertahanan sebuah negara saat ini berbeda dengan dulu. Dalam perang modern sekarang, konsep pertahanan tidak boleh hanya mengandalkan konsep hardware atau jalur militer, namun juga software. Jalur software ini adalah pertahanan semesta dengan melibatkan seluruh elemen bangsa, termasuk ulama dan kiai di dalamnya,” tambah Hery yang juga menjabat Sekjen PB-MD Hubbul Wathon.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top