News

UNM Tegaskan Jaga Netralitas

20180101_151001
Suasana Press Conference UNM di Menara Pinisi, Senin (1/1/2018)

MAKASSAR – Pihak Universitas Negeri Makassar (UNM) menegaskan senantiasa menjaga netralitas dalam gawean pemilihan kepala daerah serentak di seluruh wilayah terutama di Sulsel.

Rektor UNM, Prof Husain Syam, angkat bicara terkait pemberitaan yang dimuat sejumlah media, yang mengabarkan indikasi keberpihakan UNM terhadap bakal calon Gubernur dan Walikota.

Melalui Kepala Humas UNM, Burhanuddin, Prof Husain menegaskan institusinya netral di Pilgub Sulsel. “Terkait pemberitaan tentang aktivitas dan pernyataan Rektor UNM pada acara Dies Natalis dan Reuni Akbar Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM yang ditulis dan dimuat pada media online maupun cetak, maka wajib bagi UNM untuk meluruskan pemberitaan tersebut agar tidak menyesatkan masyarakat,” kata Burhanuddin, Kepala Humas UNM, saat melakukan konferensi pers di menara Phinisi UNM. Senin (1/1/2018).

Burhanuddin yang sebentar lagi akan melakukan promosi Doktor ini, membantah jika Rektor UNM berpihak pada salah satu calon yang akan maju pada perhelatan Pilkada. Sebab, UNM sebagai salah satu perguruan tinggi di bawah Kemenristek Dikti senantiasa harus taat pada segala perundang undangan yang berlaku dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tidak benar berita di media yang seolah-olah menjustifikasi bahwa Rektor UNM berpihak kepada salah bakal calon peserta Pilkada di Sulawesi Selatan. Melainkan, Rektor memegang teguh netralitas ASN dalam Pilkada,” tegasnya.

Burhanuddin menyebut, kehadiran Nurdin Halid dalam acara Dies Natalis dan Reuni Akbar, bukan dalam kapasitas sebagai bacagub, melainkan sebagai salah satu alumni FIS UNM.

“Pada momen itu Prof Husain Syam menyebutkan beberapa alumni FIS yang dianggap sukses pada acara yang dikemas dalam sesi Succes Story Alumni. Prof Husain Syam tidak pernah sekalipun menyinggung apalagi menyebut tentang calon gubernur maupun calon walikota selama sambutannya,” terangnya.

Rektor UNM sendiri kerapkali memperingatkan kepada seluruh dosen dan pegawai yang berstatus ASN agar selalu memperhatikan peraturan pemerintah agar netral. Teranyar dalam acara Zikir Akhir tahun, tanggal 31 Desember 2017 di Ballroom menara Pinisi.

“Dihadapan civitas akademika, Rektor UNM mengingatkan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, dimana akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh Indonesia, oleh sebab itu mari jaga netralitas dan memahami betul aturan yang berlaku,” demikian Burhanuddin.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top