Uncategorized

Sebelum Wafat, Ini Nasehat Gusdur Tentang Toleransi

image

Jalur9.com – Gusdur mungkin beberapa tahun silam telah meninggalkan dunia. Namun paham dan ajaran Gusdur malah semakin massif tersebar di berbagai kalangan.

Berikut salah satu nasihat Gusdur yang membuat kita sadar akan toleransi.

Betapa banyak hal-hal tragis/menyedihkan terjadi karena kita tidak dapat membedakan antara mengetahui dan mengerti akan perjalanan hidup.

Menurut berbagai agama, kepercayaan dan keyakinan, suatu jalan keselamatan tidak mungkin bias dicapai atau dilewati kecuali dengan bergerak dan berusaha secara aktif menuju kebahagiaan yang di janjikan Tuhan.

Guru intelektualitas saya adalah spiritualitas, guru spiritualitas saya adalah intelektualitas

Tidak Penting apa pun Agama dan Sukumu… Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu..

Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.

Indonesia butuh pemimpin yang jujur dan bias dipercaya.

Islam itu tidak perlu dikerek jadi bendera.

Mari kita wujudnkan peradaban dimana manusia saling mencintai, saling mengerti, dan saling menghidupi. Karena “persaudaraan kemanusiaan merupakan puncak dari persaudaraan yang akan memperkokoh persatuan kebangsaan dan persaudaraan keislaman.

Agama jangan jauh dari kemanusiaan.

Sabar itu gak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti gak sabar.

Dalam hidup nyata, dan dalam perjuangan yang tak mudah, kita bukan tokoh dalam dongeng dan mitos, yang gagah berani dan penuh sifat kepahlawanan. Kita yang bukan tokoh mitos yang punya anak istri dan keluarga, mengenal rasa takut. Tapi bahwa meskipun takut kita jalan terus dan berani melompati pagar batas kekuatan tadi, mungkin disitu harga kita ditetapkan. 

Editor : Zul

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top