News

READ Kementan Tingkatkan Pendapatan Petani Daerah Perbatasan, Ini Buktinya

IMG-20171205-WA0011

BOGOR – Program Rural Empowerment and Agricultural Development (READ) tahun 2008 – 2014 dan READ Reflikasi tahun 2015 – 2017 yang digagas Kementerian Pertanian terbukti mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kapasitas dan pendapatan kelompok sasaran petani/masyarakat marginal di daerah perbatasan.

Pelaksanaan replikasi READ dilakukan di 2 (dua) daerah perbatasan yaitu kabupaten Sambas dan Sanggau di provinsi Kalimantan Barat dan kabupaten Belu dan Kupang di provinsi NTT.
IMG-20171205-WA0013

Salah satu indikator peningkatan pendapatan masyarakat penerima manfaat adalah bertambahnya modal usaha yang dikelola untuk mensupport kegiatan usahanya, di samping terpenuhinya kebutuhan konsumtif keluarganya.

Hal ini disampaikan pada pemaparan hasil pelaksanaan program yang dibawakan Kepala BBPP Binuang Anwar Syarif pada pertemuan tersebut, di Agria Hotel Bogor, 5 Desember 2017.

IMG-20171205-WA0014
Pertemuan ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan program replikasi READ sekaligus mensosialisasikan rencana program READ-SI yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 – 2022.

“Karena program ini dinilai positif, maka Kementan tetap akan melanjutkan kerjasama dengan IFAD untuk supporting budget serta sharing dana dari pemerintah daerah,” ujar Kepala BBPP Binuang Anwar Syarif.

Berdasarkan data yang disajikan oleh Bayu Rahmawan selaku P2K, rencana kelanjutan program READ-SI meliputi 342 desa di 14 kabupaten di pulau Sulawesi. Yaitu Provinsi Gorontalo, Sulteng, Sulsel dan Sultra. Selain itu terdapat 2 kabupaten di provinsi Kalbar dan Nusa Tenggara Timur.

Pada pelaksanaan program ini melibatkan UPT BPPSDM Pertanian sebagai penanggung jawab harian wilayah yaitu BBPP Binuang Kalsel, BBPP Kupang di NTT dan BBPP Batangkaluku di Sulsel.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top