News

Ratusan Perempuan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara di BBPP Batangkaluku

IMG_20171027_112746

GOWA – Organisasi Dharma Wanita Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara, di Aula Hasanuddin Kantor BBPP batangkaluku, jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat (27/10/2017).

Ketua Dharma Wanita BBPP Batangkaluku, Siti Suparmi

Ketua Dharma Wanita BBPP Batangkaluku, Siti Suparmi

Ketua Dharma Wanita BBPP Batangkaluku, Siti Suparmi, mengatakan kegitan yang bertema ‘Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara’ ini, dihelat lantaran penyakit mematikan itu telah menjadi momok menakutkan bagi perempuan.

“Kanker serviks dan payudara menjadi momok penyakit pembunuh secara tiba-tiba, prosesnya itu kan cepat menyebarnya saat terjangkiti,” kata Siti Suparmi, saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (27/10/2017).

Ia menambahkan kaum perempuan, utamanya ibu-ibu ragu untuk diperiksa untuk deteksi dini kanker ini. Hal itulah yang mendorong dirinya bersama Dharma Wanita BBPP Batangkaluku memprogramkan kegiatan ini.
IMG-20171027-WA0007
“Ibu-ibu ada semacam ketakutan untuk diperiksa. Nah, maka kita lalukan kegiatan ini. Kalau misalnya ada yang terdeteksi, kita memberikan arahan untuk dirujuk ke puskesmas dan spesialis. Jadi bisa terpantau lebih awal,” imbuh Siti Suparmi.

Selain itu, Siti Suparmi mengungkapkan program deteksi dini kanker ini juga merupakan program turunan dari Ibu Presiden Iriana Joko Widodo. Ia pun berharap deteksi dini ini bisa terus terlaksana, agar bahaya kanker ini bisa tersosialisasi bagi kaum perempuan.
IMG_20171027_112746
“Harapannya agar program ini dilanjutkan. Pemerintah bisa memudahkan fasilitas agar ibu-ibu mudah melakukan pemeriksaan,” pungkas Siti Suparmi.

Hal senada diungkapkan Kasubbag Kepegawaian dan Rumah Tangga BBPP Batangkaluku, Nurjannah. Ia mengatakan sosialisasi dan deteksi dini ini untuk menyamakan persepsi bagi kaum perempuan.

“Tentang perlunya mengetahui dan mendeteksi dini kanker serviks dan payudara,” ujar Nurjannah.

Ia menambahkan kegiatan ini diikuti 100an ibu-ibu dari anggota Dharma Wanita BBPP Batangkaluku dan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STTP) Gowa, serta karyawati dari kedua instansi tersebut.

“Selain itu, kita dibantu oleh seorang dokter ahli dari BBPP Batangkaluku, yaitu Dokter Rina Adriati dan 2 orang bidan,” pungkasnya.

Terpisah, dr. Rina Adriati yang memfasilitasi pemeriksaan ini, mengakui bahaya dari dua jenis kanker ini. Namun yang paling mematikan, menurut dia, yaitu kanker payudara.

“Kanker payudara waktunya singkat sekali, sementara serviks penyebarannya bisa 10 hingg 20 tahun, tergantung imun (daya tahan tubuh) seseorang. Kanker ini sudah banyak mengambil nyawa perempuan. Untuk kanker serviks, itu karena adanya kuman dan virus melalui seks. Nah, itu bisa dicegah dengan detkeis singkat yang bernama IVA atau Inspeksi Visual Asam Asetat,” urai dr. Rina.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top