News

Passongko’ Tanre Sajikan Sokko dan Telur 18 Susun di Harlah 18 PKB, Bukan Tumpeng!

image

Jalur9.com – Tanggal 23 Juli merupakan hari besar bagi PKB, seluruh DPC Kabupaten kota gelar syukuran atas hari kelahiran partai yang lahir dari rahim NU ini.

Namun ada hal yang membedakan DPC PKB Wajo, meski hampir seluruh DPC sajikan tumpeng sebagai simbol syukuran, utamanya di Jawa. Tapi, Passongko’ Tanre, Sumardi Arifin memilih menyajikan Sokko, Nasi dan telur.

“Izin dan mohon maaf kami tidak siapkan tumpeng, karena fatwa ketua dewan syuro kami meminta agar syukuranta dengan cara tradisi kita, yaitu hanya menyiapkan sokko dan nasi putih dengan telur sesuai tahun kelahiran PKB 18 tahun” ungkap Ketua DPC Wajo, Sumardi Arifin. (23/7)

“Jadi, piring disusun 18 ke atas dengan sokko dan nasi disertai telurnya. Juga di sampingnya ada baki dengan empat piring lengkap dan pisang raja sebagai 4 pengawal utama partai ketua Dewan Syuro dan Tanfidz serta Sekertaris Dewan Syuro dan Tanfidz partai. Lalu, 2 sisir pisang raja tanda 2 Pemegang kendali paling utama partai Ketua Dewan Syuro dan Ketua Dewan Tanfidz” lanjut calon Bupati Wajo yang populer dipanggil Pasaongko’ Tanre ini.

Meski begitu, hal itu justru membuat syukuran Harlah ke 18 PKB Wajo lebih khidmat. ” Maaf, ini fatwa tradisi lokal ketua Dewan syuro kami. Selamat harlah PKB makin jaya selalu dan tetap setia membela rakyat” Tutup Sumardi Arifin.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top