Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, sebagian warga Makassar menggelar tradisi Ammuntuli Bulan atau menyambut Ramadan. Tradisi ini digelar dengan sejumlah kegiatan, salah satunya dengan tadarrus Alquran.

Dalam tradisi ini, selain tadarus, warga juga melakukan jabat tangan atau bermaaf-maafan untuk saling memaafkan.

Tradisi tersebut, biasanya diakhiri dengan makan bersama sebagai rasa syukur datangnya bulan suci Ramadan.

“Tradisi ini dilakukan setiap tahun dalam menyambut bulan suci Ramadan. Tujuannya tentu sebagai bentuk rasa syukur kita karena masih dipertemukan di bulan yang disebut surga pahala,” jelas seorang warga, Arwin, Senin.

Selain itu, lanjut Arwin, tradisi Ammuntuli Bulan juga dilakukan pembacaan doa yang diperuntukkan bagi orang tua, keluarga, sahabat yang telah meninggal dunia.

“Ya tentunya agar amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tegasnya.