News

Komisioner KPU Sulsel Ini “Keranjingan” Gali Strategi Perang Rasulullah

Faisal Amir, Komisioner KPU Sulsel

 

MAKASSAR – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Faisal Amir, kini punya kebiasaan baru, Magister Managemen Univeritas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini tergila-gila atau “keranjingan” menggali pengetahuan terkait sistem militer dan strategi perang Rasulullah SAW.

Ical, sapaan akrab Faisal Amir, memang memilki kecenderungan kajian Islam dan gerakan sosial, hal itu semakin kuat terlihat, saat dirinya menjadi Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Makassar 2000-2001 dan saat aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembara di Takalar.

“Kebetulan kini lagi suka kajian sistem militer dan strategi perang Rasulullah, saya coba mencari-cari, buka-buka buku dan internet. Rupanya banyak hal yang luar biasa,” katanya pada wartawan jalur9.com , Selasa (12/7/2016).

Ia menyampaikan posisi geopolitik Arab yang dijepit dua  imperium Bizantium dan Persia. Membuat militer yang dibangun juga harus mengimbangi model militer kutub imperium tersebut.

Belum lagi, saat Rasulullah melalui beberapa perang, kala menebarkan ajaran di jazirah Arab. “Dalam taktik tempur, Rasulullah selalu inovatif, model perang badar, perang uhud dan perang khandaq berbeda startegi,” kata Ical yang juga pengurus NU Takalar ini.

Pria kelihran 1975 ini menyampaikan, strategi barikade pasukan di perang Badar dan Uhud, dan membangun parit di perang Khandaq. Selain itu, pasukan berkuda Rasulullah berperan sebagai satuan yang mampu bergerak cepat dan berfungsi sebagai penyerang mendadak atau pendobrak yang akan membuka jalan bagi pasukan lainnya.

Ical bahkan dapat menyebutkan dengan detil nama-nama pimpinan pasukan perang di zaman Rasulullah dan perannya masing-masing. Termasuk pula kisah Khalid Bin Walid yang masuk Islam.

“Sebelum masuk Islam, Khalid bin Walid sangat mahsyur sebagai panglima tentara Quraish, Bahkan pasukan Rasululah dibuat keteteran di perang Uhud. Kelak kemudian masuk Islam dan berjuang hingga masa empat khalifah,” tandas pengurus Ansor Sulsel ini.

 

Editor : AR

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top