Tahun Lalu, angka kecelakaan pada saat mudik tergolong tinggi, data yang dirilis dari  Polri menunjukan kecelakaan H -7 sampai dengan H + 7 Lebaran mencapai angka 3.049 kasus kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia 657 orang, luka berat 1.068 orang dan luka ringan mencapai 3.922 orang.

Hal itu mendorong Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) sebagai badan semi otonom Gerakan Pemuda Ansor menggelar Posko Keamanan Mudik di sejumlah titik baik Darat ataupun Jalur Laut, hal itu untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menanggulangi berbagai hal yang timbul akibat Mudik, termasuk siaga tekan angka kecelakaan.

“Posko Keamanan Mudik Banser 2016 menyediakan informasi seputar kondisi lalu lintas, tempat peristirahatan, tempat Shalat, posko kesehatan Posko Mudik Banser disebar pada dua jalur Darat di Sulawesi Selatan yaitu jalur lalu lintas Utara meliputi Kab. Pangkep – Kab. Barru – Kota Parepare – Kab. Enrekang – Kab. Luwu Utara dan Kab. Luwu Timur dan jalur Selatan meliputi Kab.Takalar – Kab. Bantaeng dan Kab. Bulukumba” Ungkap Satkorwil Banser Sulsel, A. Rani Boeginez

Selain itu, Posko Pengamanan Malam Idul Fitri juga akan didirikan oleh para Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di 24 Kab Kota di Sulawesi Selatan. “Untuk  Ansor Bone, Pare Pare dan Bulukumba lebih fokus pengamanan jalur laut, Jalur Penyeberangan tetap bekerjasama dengan Aparat TNI dan Polri di wilayah masing masing. Kegiatan Posko Mudik Banser 2016 mulai diselenggarakan H -7 Idul Fitri sampai dengan H +7 Idul Fitri“. Tambah pria asal Bone Ini.

Satkorwil Banser Sulsel, A. Rani Boeginez
Satkorwil Banser Sulsel, A. Rani Boeginez