Jalur9.com, Makassar – Menjelang lebaran 1437 H anak jalanan dan pengemis di Kota Makassar semakin tak terkendali. Hal ini terlihat dibeberapa titik di Kota Makassar yang ramai dengan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PKMS) yang datang dari berbagai daerah.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, anak jalanan dan pengemis selalu marak di Kota Makassar menjelang lebaran. Hal tersebut dikarenakan mereka ingin memenuhi segala kebutuhan pada lebaran mendatang”. Ungkap Mukhtar Tahir Kepala Dinas Sosial Kota Makassar.

Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan yang dilansir Harian Nasional. PKMS tertinggi berada di Kabupaten Gowa sebanyak 159.114 Orang, Kota Makassar sebanyak 42.986 Orang, Kabupaten Takalar tercatat 3.675 Orang, Kabupaten Jeneponto 6.264 Orang, Kabupaten Bantaeng 22.812 Orang, Kabupaten Bulukumba 3.563 Orang, Kabupaten Maros 5.382 Orang, Kabupaten Pangkep 3.194 Orang, Kabupaten Barru 1.418 Orang, Kota Pare-Pare 12.889 Orang, Kabupaten Pinrang 11.199 Orang, Kabupaten Sidrap 2.024 Orang, Kabupaten Wajo 16. 858 Orang, Kabupaten Bone 17.404, Kabupaten Soppeng 3.906, Kabupaten Enrekang 4.596 Orang, Kabupaten Toraja 4.314 Orang, Kabupaten Toraja Utara 2.005 Orang, Kota Palopo 17.668 Orang, Kabupaten Luwu 7.476 Orang, Kabupaten Luwu Timur sekitar 8.689 Orang dan Kabupaten Luwu Utara tercatat 3.594 Orang.

Mukhtar Tahir juga menjelaskan kepada wartawan jalur9.com “melihat maraknya PKMS di Kota Makassar, Pemerintah Kota oleh Dinas Sosial melakukan patroli dari semua titik yang ada di Kota Makassar, dengan menurunkan 3 Sift guna berkeliling menyisir keberadaan anak jalanan dan pengemis di Kota Makassar”.

(Vivi/Zul)