News

Ini Propaganda Kaum Radiklis Agar ISIS Masuk Indonesia

Mandatory Credit: Photo by REX USA (2642870a)  Hayat Boumeddiene, far right  Hayat Boumeddiene 'appears in Islamic State film' - 06 Feb 2015  The latest video released by French-speaking Islamic state (ISIS), fighters may be Hayat Boumeddiene, who is believed to have knowledge about the deadly January 9, 2015 attack on a Paris kosher grocery,The video, titled "Blow Up France 2," was released Tuesday and shows an ISIS fighter praising previous attackers in France and calling for new attacks. The video shows a woman standing next to the speaker, wearing camouflage clothing and holding a weapon. French authorities are investigating the possibility this woman could be Hayat Boumeddiene. Her husband, Amedy Coulibaly, killed four hostages January 9 at a kosher grocery in Paris, authorities said. He was killed by police in a rescue and the remaining hostages fled to safety.

PROPAGANDA KAUM RADIKALIS

*Propaganda 1:*
_Orang syiah diklaim bukan islam
Orang NU diklaim sebagai syiah
Orang wahabi mengaku sebagai sunni_

Jika propaganda ini berhasil, orang tidak percaya lagi kpd NU, Dan bearti orang islam di indonesia hanya tinggal 1000an yakni hanya orang wahabi, yang lain itu syiah dan bukan islam.

*Propaganda 2:*
PKI sudah dibubarkan
Pemerintah diklaim sebagai PKI dan kebangkitan Komunis
Radikalis berlagak memerangi PKI

Jika propaganda ini berhasil, maka kaum radikalis punya alasan membubarkan pemerintahan dan leluasa mengusai negara dengan bantuan tangan orang orang awam.

*Propaganda 3:*
Negara ini adalah negara thagut
Negara memerangi umat islam
Pancasila dan garuda adalah berhala
Umat islam jangan menyembah berhala

Jika propaganda ini berhasil, yang mahasiswa-pun bisa jadi khilafis dan radikalis, yang awam bisa jadi bomber, yang setengah pinter bisa jadi agen hoax dan fitnah.

lalu apa yang diharapkan? *Tujuannya adalah agar negara kacau, jika kacau mereka mulai memerankan aksinya lalu masuk seperti ISIS mengebom apa saja yang dianggap kafir, musyrik dan yang dianggap musuh mereka, untuk, mengejar ilusi mereka ‘khilafah’.*

“`Lalu Siapa yang rawan jadi korban propaganda diatas:
1. Orang awam yang belajar agama lewat medsos lalu salah memilih situs dakwah.
2. mahasiswa negeri yang awam masalah agama, lalu terjebak dalam daurahan kaum khilafis dan radikalis.
3. ustadz yang baru pegang gadget, lalu masuk ke grup grup dakwah (grup radikal)
4. Artis yang ingin mendadak tampil agamis, agar mendadak dipanggil ustadz dan ustadzah
5. Dokter yang awam namun baru semangat belajar agama di masa dewasa, ia masuk ke situs situs dakwah namun salah memilih situs.
6. Wanita dewasa yang baru semangat belajar agama.
7. Jamaah masjid perkotaan yang pengurusnya jarang dari kampung tersebut
8. Para barisan sakit hati (bisa sakit hati ke negara atau ormas NU)
9. Anak anak yang di asramakan dipondok berhaluan wahabi biasanya asrama tahfidz via ajaran wahabi
10. kaum yang biasa bawa pentung juga rawan terkena jebakan virus propaganda ini, sebab dalam otaknya sudah ada bibit radikalis,

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top