News

Optimalisasi Layanan KUA dengan Simkah

Kantor Urusan Agama merupakan struktur Kementerian Agama di tingkat kecamatan. Lembaga ini menempati posisi  barisan terdepan pelayanan umat Islam di masyarakat. Menurut KMA Nomor 517 Tahun 2001,  tugas KUA adalah melaksanakan sebagian tugas Kementerian Agama Kabupaten dan Kota di bidang urusan agama Islam dalam wilayah kecamatan.  Di antara  fungsi KUA  adalah  melaksanakan pencatatan nikah, rujuk, mengurus dan membina masjid, zakat, wakaf, baitul mal, dan ibadah sosial. KUA juga berfungsi mengurus  kependudukan, dan pengembangan keluarga sakinah. Untuk mengotimalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tersebut pihak Kementerian Agama melakukan pembenahan baik sistem maupun infrastruktur perkantoran. Perbaikan fasilitas fisik terus dikembangkan dan sistem informasi berbasis IT diterapkan dikenal dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). SIMKAH  berguna untuk mengumpulkan data-data Nikah dari seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh  Indonesia secara online maupun offline. Data akan tersimpan dengan aman di KUA setempat, di Kabupaten/Kota di Kantor Wilayah Propinsi dan di Bimas Islam.  Sistem ini   diperlukan untuk terwujudnya penyeragaman data dan adanya backup data terintegrasi.  Kemenag melakukan lomba KUA teladan di seluruh Indonesia. Salah satu indikator penting penilaian lomba tersebut adalah aspek pelayanan lewat pemanfaatan SIMKAH secara optimal.  Salah satu KUA yang mendapat kepercayaan mengikuti kompetisi KUA Teladan tahun ini adalah KUA Sombaopu Kabupaten Gowa. Menurut Kepala KUA Sombaopu,  Tajuddin, S.Ag.M.A,  pihaknya telah siap menjalani tahapan penilaian melalui  peningkatan kapasitas SDM dan mengoptimalkan pemanfaatan SIMKAH. Sistem ini akan meningkatkan informasi pernikahan secara online dan menghindari pemalsuan identitas calon pengantin di Kecamatan Sombaopu.  KUA ini terpilih mewakili  Kabupaten Gowa untuk penilaian KUA Teladan tingkat Provinsi.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top