News

Dapat Hidayah dari Suara Azan, Pria Soppeng Ini Putuskan Masuk Islam

21057565_1838003032882011_1280035503_o-300x168

MAKASSAR. Kepala KUA Kecamatan Liliriaja Soppeng, Syaehe, memandu secara langsung seorang pria yang bernama Wayan Rinayasa yang sebelumnya memeluk agama Hindu untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, Rabu (23/8/2017).

Wayan resmi menjadi seorang muallaf, disaksikan 2 orang staf KUA Kecamatan Liliriaja, yakni Lukman dan Agustang. Dalam kesempatan itu, Wayan mengungkapkan keinginan menjadi seorang muslim atas keinginan sendiri.

“Karena dirinya merasa mendapatkan ketenangan dan kedamaian ketika mendengar suara adzan dan melihat orang muslim muslimah menunaikan shalat,” ujar Syaehe.

Sebelum proses pengislaman, Kepala KUA tersebut mengatakan bahwa beragama merupakan hak bagi setiap manusia, siapapun tidak boleh memaksakan agama kepada orang lain.

“Ikrar syahadatain merupakan pintu gerbang untuk memasuki agama islam. Sebagai orang yang baru memeluk agama islam, perlu mengetahui apa yang ada dalam islam sehingga akan memberi manfaat bagi diri sendiri. Semakin banyak pengetahuan yang diperoleh makan semakin banyak manfaat yang diambil” kata Syaehe.

Karena itulah, lanjur dia, setelah melalui tahapan prosesi ikrar syahadatain, seorang muallaf diwajibkan untuk mengikuti pengenalan-pengenalan dasar keislaman.

“Meliputi pengenalan aqidah islam, akhlak, thaharah (bersuci) dalam islam, teori dan praktek shalat, pengenalan tentang zakat, puasa dan haji,” pungkas dia.

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top