News

Da’i Diminta Ikut Terlibat Halau Paham Anti Perdamaian 

Jalur9.com, Bintan- Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Prof. Dr. Syahrin Harahap mengatakan, pencegahan paham terorisme yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan tugasnya dengan baik, apalagi telah melibatkan da’i dalam pencegahan paham terorisme.
“Dialog dengan melibatkan da’i yang diselenggarakan oleh BNPT di 32 provinsi ini, saya kira sangat tepat untuk menangkal paham garis keras yang sedang berkembang di Indonesia saat ini,” katanya saat ditemui di Hotel Bintan Agro Beach, Kabupaten Bintang, Sumatera Utara pagi tadi, Kamis (19/05).
Menurutnya, keterlibatan da’i tersebut sangat strategis, sebab kelompok garis keras kerap melegalkan diri lewat rumah ibadah untuk menyampaikan ajarannya. “Oleh itu, Muballig diharapkan berperan penting dalam menghalau paham anti perdamaian itu,” papar Ketua MUI Sumut ini sebelum mengisi kegiatan dialog yang bertemakan “Pelibatan Da’i Dalam Program Islam Damai Untuk Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme di Kepulauan Riau”
Dialog yang dilaksanakan pada pukul 09.00 ini selain dibuka dan dihadiri oleh Kasubag Kepegawaian BNPT RI Dr. Muslih Nashoha, juga dihadiri empat orang narasumber, yaitu, Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA, Drs. Erizal Abdullah (Kemenag Kabupaten Bintan), Dr. Fauzi, PhD (Sekretaris FKPT Kepri) dan Dr. Saifuddin Zuhri, MA (The Nusa Institute).
Laporan : Aras
Editor     : SUAIB

Komentar Pembaca

SPACE IKLAN

POPULER

SPACE IKLAN
To Top