Jalur9.com, Makssar- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan kita sering mendengar kata Marhaban ya Ramadan, yang berarti selamat datang bulan suci Ramadan, dalam komunikasi Bahasa Arab ungkapan selamat datang, justru biasanya menggunakan Ahlan wa Sahlan.

Kalau begitu, apa perbedaan makna antara Marhaban dan Ahlan wa Sahlan? Untuk mendapatkan jawaban pertanyaan itu Tim jalur9.com mencoba menanyakannya kepada Ilham Saleh, dosen Bahasa dan Sastra Arab UIN Alauddin Makassar.

Ilham Saleh menerangkan bahwa penempatan kata Marhaban itu lebih pada konteks keagamaan, misalnya Marhaban ya Ramadan. Sedangkan Ahlan wa Sahlan itu untuk konteks umum, misalnya di Arab apabila seseorang berjumpa dengan orang lain, biasanya mereka langsung mengucapkan Ahlan wa Sahlan.

Beliau menambahkan bahwa Marhaban itu adalah kata seru  untuk menyambut atau menghormati tamu yang berarti selamat datang. Ahlan Wa Sahlan juga memiliki arti selamat datang, tetapi para ulama menggunakan kata Marhaban untuk menyambut ramadan, bukan Ahlan Wa Sahlan karena ada perbedaan dalam artinya.

“Ahlan berarti keluarga dan Sahlan berarti Mudah atau dataran rendah. Jadi Ahlan wa Sahlan adalah ungkapan selamat datang yang di celahnya terdapat kalimat tersirat yaitu “(Anda berada di tengah) keluarga dan (melangkahkan kaki di) dataran rendah yang mudah”, terangnya.

(Hamsin/Fadlan)